Kekalahan
Kekalahan, kekalahanku, kesendirianku, dan kejahuanku
engkau lebih kusayang daripada seribu kenangan,
dan engkau lebih manis di hati daripada semua kemegahan dunia.
kekalahan, kekalahanku, pengetahuan diriku, dan penantangku,
darimu aku tahu bahwa aku masih muda dan tangkas,
tetapi tidak terperangkap oleh bunga-bunga kemenangan yang mulai layu.
Dan dalam dirimu aku menjumpai kesendirian,
dan keabhagiaan karena dijahui dan di hina.
Kekalahan, kekalahanku, pedang dan tamengku yang berkilat,
dimatamu sudah aku baca, bahwa dirajakan adalah di perbudak,
dan dimengerti adalah di hinakan,
dan di pegang itu tidak lain untuk menggapai kepenuhan diri,
dan bagai buah masak yang segera jatuh dan dimakan.
Kekalahan, kekalahanku, temanku yang berani,
engkau akan emndengar lagu-laguku
dan tangisan-tangisanku dan kebisuan-kebisuanku,
dan tidak satupun melainkan engkau akan biacra padaku tentang
kepak-kepak sayap dan deru-deru laut,
dan tentang gunung-gungung yang terbakar di malam hari,
dan engkau sendiri akan menjadi jiwaku yang curam dan berbatu.
Kekakalahan, kekalahanku, keberanianku yang tak kenal mati,
engkau dan aku akan tertawa bersama topan,
dan bersama kita akan menggali kuburan-kuburan
untuk semua yang mati dalam diri kita,
dan kita akan berdiri dalam sinar matahari dalam satu kehendak,
dan kita berbahaya
engkau lebih kusayang daripada seribu kenangan,
dan engkau lebih manis di hati daripada semua kemegahan dunia.
kekalahan, kekalahanku, pengetahuan diriku, dan penantangku,
darimu aku tahu bahwa aku masih muda dan tangkas,
tetapi tidak terperangkap oleh bunga-bunga kemenangan yang mulai layu.
Dan dalam dirimu aku menjumpai kesendirian,
dan keabhagiaan karena dijahui dan di hina.
Kekalahan, kekalahanku, pedang dan tamengku yang berkilat,
dimatamu sudah aku baca, bahwa dirajakan adalah di perbudak,
dan dimengerti adalah di hinakan,
dan di pegang itu tidak lain untuk menggapai kepenuhan diri,
dan bagai buah masak yang segera jatuh dan dimakan.
Kekalahan, kekalahanku, temanku yang berani,
engkau akan emndengar lagu-laguku
dan tangisan-tangisanku dan kebisuan-kebisuanku,
dan tidak satupun melainkan engkau akan biacra padaku tentang
kepak-kepak sayap dan deru-deru laut,
dan tentang gunung-gungung yang terbakar di malam hari,
dan engkau sendiri akan menjadi jiwaku yang curam dan berbatu.
Kekakalahan, kekalahanku, keberanianku yang tak kenal mati,
engkau dan aku akan tertawa bersama topan,
dan bersama kita akan menggali kuburan-kuburan
untuk semua yang mati dalam diri kita,
dan kita akan berdiri dalam sinar matahari dalam satu kehendak,
dan kita berbahaya
x-) test
ReplyDeletetes
ReplyDelete:))
ReplyDelete